Postingan

Perempuan ( Refleksi Atas Satu Abad Lahirnya WKRI)

Gambar
  Perempuan ! (Refleksi Atas Satu Abad Lahirnya WKRI) Wanita-Wanita Adonara saat misa sulung Rm.Aris Miten, Pr di Bello-Kupang Istilah "perempuan" umumnya digunakan untuk manusia segala umur dan segala golongan. Sebutan umum untuk orang  dewasa  berjenis kelamin perempuan disebut  wanita . Sementara itu, istilah untuk  Anak  yang berjenis kelamin perempuan disebut " anak perempuan ", " cewek ", [2]  atau " gadis ". [3] Sedangkan menurut bahasa daerah tertentu, menyebutnya Ina, Ine, Ena, Bifel, feto dstnya. Ungkapan – ungkapan ini pada intinya mengandung arti “yang memberi hidup / kehidupan”. Dalam budaya ketimuran, sangat menghormati kaum perempuan, perempuan dipandang sebagai mnaot bua (emas murni) sehingga perempuan harus benar-benar dihargai dan dihormati, karena dia yang memiliki Rahim dan dia pula yang memiliki air susu (ASI). Orang Lamaholot menjunjung tinggi filosofi , "Ina Ata Wai Matan" ibu adalah mata air, INAWAE = per...

Ketika Dijalankan Dengan Baik !

Gambar
  Ketika Di Jalankan Dengan Baik ! Kegiatan saya selama 16 – 23 Juni 2004 yang lumayan menyita waktu, tetapi ketika dijalankan dengan sukacita, semua indah dan megagumkan. Ternyata kalau kita bekerja dengan hati semua bisa berjalan baik dan hasilnya juga sangat baik. Foto pertemuan di pastoran Foto dengan Frater Max Minggu, 16 Juni 2024, saya mengikuti misa II dan membacakan pengumuman. Seusai misa bergegas ke paroki untuk mengikuti rapat DPP membahas berbagai hal untuk kemajuan iman umat di Paroki Assisi Kolhua. Ada pelbagai hal yang dibahas, antara lain pembangunan pos jaga, gudang, pelindung patung pelindung paroki dan yang paling utama, acara temu pisah Frater Max dan Diakon Markus yang akan terlaksana pada Minggu, 23 Juni 2024 seusai misa II. Seusai rapat, kami para katekis paroki (Ika) merencanakan pertemuan. Pertemuan itu akhirnya terlaksana pada, Selasa, 18 Juni 2024 di pastoran. Yang kami bahas dalam pertemuan itu adalah berbagai kegiatan yang akan kami laksanakan pa...

Melawan Lupa ! (Catatan Kecil Mengenang Dua Gembala Yang Tewas Ditangan Umatnya Di Nusa Bunga)

Gambar
  Melawan Lupa ! (Catatan Kecil Mengenang Dua Gembala Yang Tewas Ditangan Umatnya Di Nusa Bunga)   P. Henrikus Konradus Beeker, SVD Rm.Faustinus Sega, Pr Lupa merupakan satu dari sekian sifat yang dimiliki oleh manusia. Terkadang apa yang dilakukan atau dialami beberapa waktu saja, sudah dilupakan, apalagi peristiwa itu tidak dialami sendiri. Melawan lupa, (catatan kecil mengenang dua gembala yang di tewas di tangan umatnya di Nusa Bunga) menjadi coretan sederhana yang saya persembahkan bagi mereka yang masih memiliki hati untuk kejernihan hati hati lainnya di luar sana. Dari sisi lain, sifat lupa bisa diaminkan karena dengan sifat lupa itu kita tidak larut dalam sakit hati berkepanjangan, sebut saja orang yang cepat melupakan peristiwa yang menyakitkan, dia adalah pribadi bebas tanpa musuh, pribadi tanpa lilitan. Dalam KGK 355 tertulis dengan jelas bahwa   “Allah menciptakan manusia itu menurut citra-Nya, menurut citra Allah diciptakan-Nya dia: laki-la...

KETIKA CINTAI DI NODAI

Gambar
  KETIKA CINTA DI NODAI (Refleksi Atas Kasus Polisi Bakar Polisi Di Mojokerto, Sabtu 8 Juni 2024   Saat saya masuk di sebuah rumah makan, di sebuah kamar kecil ada satu tulisan di balik pintu, “ Laki-laki banyak lika liku membuat luka luka akhirnya tidak laku laku”. Kebetulan saya membawa spidol, saya menambah tulisan itu, “ Karena itu, hati-hati memberi hati banyak hati merusak hati”.   Berbicara tentang makna cinta, tidak seorang ahli bahasa di muka bumi ini yang mampu mendefenisakannya dan dapat diterima oleh semua pelaku dan penikmat cinta. Ketika saya bertanya arti cinta pada sepasang sejoli yang sedang kasmaran, mereka akan berucap “ cinta adalah sesuatu yang gatal di hati yang sulit untuk digaruk”. Ketika saya bertanya arti cinta pada seorang ayah atau seorang ibu, mereka akan berkata cinta adalah “memberi tanpa menuntut balasan”.   Cinta satu kata yang paling banyak di ucapkan, paling banyak di kotbahkan namun penerapannya tidak semudah yang di...

ATOEN METO & PANTANGAN – LARANGANNYA !

Gambar
  ATOEN METO & PANTANGAN – LARANGANNYA ! Penulis Bersama Istri Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama, disana kita menemukan 10 Perintah Allah yang kabarnya di berikan oleh Allah kepada umat Israel, yang diterima oleh nabi Musa di gunung Sinai.(bdk. Kel. 20:1-17 ) Yang menariknya, 10 hukum Allah, hanya ada larangan (Jangan), sedangkan pantangan/ hukum lisan yang dimiliki oleh Atoen Meto, ada larangan / pantangan plus diikuti dengan hukuman kalau melanggar hukum itu. Tulisan ini merupakan edisi III dari tulisan-tulisan saya seputar Atoen Meto. Semoga tulisan-tulisan kecil sederhana ini, berguna bagi semua orang yang ingin mengenal, siapakah itu Atoen Meto dan tentunya tulisan itu untuk generasi Atoen Meto yang akan datang. 1.       Kaisa M,tok Meo Banteka-Neso. Kaisa mtok meo banteka / nesu (Jangan duduk di pintu. Tempo dulu Atoen meto memiliki rumah bulat (Uem bubu), hanya ada satu pintu, dan pintunya sangat pendek. Untuk masuk ke rumah kita harus ...

Yang Memiliki Harus Siap Untuk Kehilangan !

Gambar
  Yang Memiliki Harus Siap Untuk Kehilangan ! Semua dalam foto ini telah tiada, mereka adalah kakek2, saat acara adat duduk santai didepan rumah adat Korbaffo di Sainoni Kami 10 bersaudara,4 laki-laki dan 6 perempuan. Orang tua petani. Kami sangat bahagia saat musim jagung muda dan atau musim panen. Dua atau tiga bulan kemudian kami harus berjuang keras untuk mendapat jagung, sedangkan beras sulitnya minta ampun. Justru kesulitan inilah yang membuat kami kuat. Mama adalah perempuan hebat, namun ketika kami semua satu persatu pergi, mama tinggal seorang diri, kini ia memilih tinggal bersama adik kami yang bungsu. Seiring berjalannya waktu kami harus kehilangan bapak. Syukur kepada Tuhan, saat kehilangan bapak kakak-kakak sudah bisa membantu mama dalam mengerjakan kebun sehingga panenan cukup untuk kami bisa makan.  Waktu tidak bisa ditahan, kakak-kaka mulai menemukan jodoh dan menikah, satu persatu pergi membangun rumah tangannya sendiri, susah senang dia sendiri pik...

Kembali Ke RS

Gambar
 Jumat, 24 Mei 2024 saya bersama Anak Novi ke RS untuk kontrol. Ternyata saat di RS dokter sudah pulang, akhirnya kami kembali. Sabtu, 25 Mei 2024 kami kembali lagi untuk kontrol dan puji Tuhan dokter ada akhirnya saya dilayani dengan baik Hari ini saya kembali ditembak selama 10 menit. Kami ada 5 orang yang menunggu giliran untuk ditembak batu ginjalnya. Saya orang kedua yang mendapat pelayanan. Minggu, 26 Mei 2024 Minggu Tritunggal Maha Kudus. Saya ikut misa II. Seusai misa singga di Bpk Lengco minum teh hangat. Seusai misa karoke sejenak. Senin, 27 Mei saya memilih untuk tidak kesekolah, hari ini ada peristiwa indah[Mir]. Saya sempat kunjung tetangga [ bpk Agus]. Ke sekolahnya pangeran jemput dan sekolah Istri tercinta. Titip ade dan ke pasar beli baju untuk hari Minggu.

Intinya Ada Beras

Gambar
 Intinya Ada Beras ! Saya dalam percakapan dengan beberapa orang RT, mereka berucap bahwa dalam menata kebutuhan RT  mereka hal utama dan pertama adalah " beras di gentongan harus tetap ada". Lebih lanjut ibu2 itu berucap, kalau sudah ada beras yang lain itu aman. Tanpa sayur dan lauk lombok sebiji sudah bisa habiskan nasi sepiring. Bahkan ada ibu tertentu yang berucap, kalau tokh tidak ada lombok biji, cukup makan dengan air putih. Kisah suci hari ini, Tuhan Yesus menyebut diri-Nya roti hidup dan benar, Yesus ada santapan jiwa setiap orang beriman Katolik.  Kisah para RT mereka akan kuat dan senyium kalau beras tetap tersedia, hal yang sama kita akan tetap kuat ketika tetap bersama Sang Roti Hidup. Ibarat ikan akan tetap hidup kalau tetap berada didalam air, kitapun sama kalau kita mau hidup Kristus harus menjadi andalan kita. SMPK Sta.Theresia  07.26 [Tanus Korbaffo]

Biduk Kehidupan

Gambar
 Biduk kehidupan! Sabtu, 13 April 2024 Kis 6:1-7, Yoh 6:16-21 Hidup ini bagaikan biduk. Dalam mengarungi lautan kehidupan ini, terkadang kita  berjumpa dengan gelombang nan ganas, arus yang begitu deras, membuat biduk kehidupan kita berada dalam situasi terombang ambing.  Situasi sakit tidak sembuh2 walau sudah berobat kemana-mana, usaha gulung tikar, situasi dalam keluarga yang tidak baik2 saja, masalah dalam dunia pekerjaan, membuat kita patah semangat. Dalam situasi seperti ini terkadang kita menganggap Tuhan meninggalkan kita. Kisah suci hari ini kita berjumpa dengan para rasul yang terombang ambing di tengah lautan. Mereka takut, namun dalam situasi sulit Sang Putra Tunggal yang bangkit mulai berjalan mendekati mereka dan naik ke perahu mereka, seketika itu perahu sampai kepantai tujuan. Setiap peristiwa dalam hidup ternyata ada dihikmah dibalik semua itu. Pasrah pada kehendak Tuhan adalah modal iman sang biduk akan membawa kita sampai tujuan. Selamat berakhir pekan ...

Peristiwa Sabtu-Minggu 6-7 April 2024

Gambar
  Peristiwa Sabtu, 6 – Minggu 7 April 2024 Paginya itu saya tidak buru-buru seperti biasanya. Seusai makan bubur dan membuat refleksi pagi, saya urus memberi makan hewan piaraan (babi, ayam, burung dan ikan). Saya baru siap ke sekolah pada pukul 10.00 pagi. Setiba di sekolah ada anak yang sudah pulang, sedangkan teman-teman guru masing-masing sibuk dengan pekerjaannya. Sejenak saya ke ruang guru dan beberapa saat kemudian ke kantin, minta apa yang saya bisa makan. Respond an tanta Gina, Tanta Rosa dan tanta Fin sangat baik. Saya diberi nasi dan bakso hangat. Sementara makan datang beberapa teman guru, awalnya seusai rapat baru makan, namun karena saya sudah maka beberapa teman juga ikut makan dan akhirnya semua makan baru rapat. Rapat tidak lama mugkin karena banyak guru kekenjayangan sehinga apa yang disampaikan oleh Suster Kepala sekolah dan wakasek tidak ditangapi. Seusai rapat saya singah di Besa Tori dan cukup lama mencoba memperbaiki tv namun tidak jadi. Dari Besa T...

Antara Sabtu - Minggu

Gambar
 Antara Sabtu 23 -Minggu, 24 Maret 2024 hari yang tidak baik2 saja. Jumat, 22 Maret 24 sepulang dr sekolah saya batuk pilek dan akhirnya demam. Sejak Jumat Malam saya kesulitan tidur malam. Sabtu, 23 Meret puncak pilek dan batuk. Suara hilang dan kesulitan merasakan aroma makanan. Sabtu malam saya tidak bisa tidur. Minggu itu 24 Maret 24 Minggu palma. Meski dalam keadaan batuk pilek berat saya memberanikan diri mengikuti misa I. Misa I tepat pukul 06.00 pagi. Upacara diawali dengan pemberkatan daun palma di halaman rumah mama Yullina Ibu.  Imam yg memimpin misa Rm.Okto Kosat, Pr. Dalam kotbahnya Romo Okto Kosat mengutarakan 4 hati. Seusai misa dalam perjalanan pulang melihat om Rofinus Muni, saya minta singga rumah dan membicarakan pengaturan talang air dimana saat hujan kadang dalam rumah kebanjiran. Akhirnya seusai minum kopi, om Finus Muni kembali ke rumahnya ganti pakain dan kembali membobol yg perlu diperluas atau perlu dibobol.  1 ekor ayam menjadi tumbal . Seusai m...

Jumat Itu !

Gambar
 Jumat itu, 22 Maret 2024 merupakan Jumat terakhir dalam masa puasa. Hari ini mengajar padat [6 Jam].  Ada yang menarik untuk disimak, saat jam istirahat I, ketika keluar dari menuju ruang guru, saya menyaksikan 4 orang siswa sedang berlulut dekat tiang bendera.  Ketika melihat peristiwa itu saya bertanya pada seorang guru, perihal mengapa sampai anak2 berlutut. Saya akhirnya menuju kantin dan menikmati nasi kuning. Saat itu, saya menulis di Grup guru dan pengawas, Ingat kalau kasih berlutut anak, jangan terlalu lama karena anak2 dalam proses pertumbuhan, jangan sampai tempurung kaki tasalah. Mohon kalau sudah 5 - 10 menit suruh anak berdiri. Akan lebih baik dan efektif kalau suruh anak menyalin kembali 1 materi. Waktu 3 jam pel bukan waktu yang singkat. Maaf saya hanya ingatkan. Seusai KBM kami jalan salib, dalam keadaan batuk pilek saya kembali ke rumah. Malam saya sangat menderita dengan batuk pilek dan tidak bisa tidur.

Misteri Koper Coklat !

Gambar
  Misteri Koper Coklat ! Adalah ibu Lidia, wanita parubaya bekerja di sebuah kantor pemerintahan di kotanya. Ibu Lidia oleh teman-teman seangkatan di kampus itu dikenal sebagai mahasiswa cerdas dan berprestasi. Ibu Lidia bukan saja cerdas namun dikenal sebagai mahasiswi cantic. Karena kecerdasannya itu, ibu Lidia saat baru menyelesaikan kuliah S1 nya diterima tanpa test di sebuah instansi pemerintahan dan setahun kemudian ia sudah menyandang ASN. Tiga tahun setelah menyandang status ASN ia berjumpa dengan Leo kakak tingkatnya diperguruan tinggi yang sama. Leo bukan ASN seperti Lidia, namun seorang pegawai swasta disebuah perusahaan di kota itu. Keduanya akhirnya menikah setelah 2 tahun berpacaran. Setahun setelah menikah anak pertama mereka lahir dan diberi nama Charles. Tahun-tahun pertama dan kedua setelah perkawinan mereka, hidup keduanya bersama Charles anak mereka sangat bahagia. Petaka itu muncul ketika Charles berumur 3 tahun. Ibu Lidia sering pusing dan muntah-munta...

Perjalanan Kupang - Ruteng

Gambar
 Hidup ini penuh dengan lika liku. Senang, susah, bahagia dan menderita.  Kami berangkat dari rumah jan 9 pagi tiba pelabuhan bolok langsung beli tiket Kupang to Aimere. Tepat pukul 12 kapal berlayar. Adik Lifa baru pertama kali naik kapal laut. Dari rumah kami tidak siap makanan, akhirnya kapal tiba di pelabuhan Aimere jam 12 siang. Tanggal 7 Des 2007 kami dipelabuhan Aimere istirahat sejenak makan dan meneruskan perjalanan ke Ruteng dengan Bus. Tiba di Ruteng sudah malam dan hujan lebat disertai petir dan guntur kilat.  Lalu dengan Mikroket meneruskan perjalanan ke biara SSpSAP. Kami tiba di biara jam 7 malam. Istirahat, mandi dan makan malam, malam itu juga ikut misa.  Pagi itu, 8 Des 07, rencananya mau ikut misa hari itu pesta Maria dikandung tanpa noda, pesta berdirinya SSpSAP karena buru kapal akhirnya tidak ikut misa. Ketinggalan kapal Kami tiba di pelabuhan Aimere, kapal sudah berlayar, kami stres karena uang sudah menipis. Dalam kepanikan kami menuju Ende de...

Minggu Prapaskah I 2024

Gambar
 Minggu prapaskah I, saya mengikuti misa II. Yang menarik Sabtu malam ( malam Minggu) saya muat penegasan di group WA PUB [ persatuan umat Bello] mengenai jadwal Misa ada yang koment katanya ada dualisme. Saya tanggapi dingin komentar itu, apalagi yang komentar adalah wakil ketua stasi [ Bpk Martinus Mudu]. Seusai makan bubur pagi itu, saya memberi makan hewan piaraan kami dan segera mandi saya berusaha tidak terlambat agar menambah beberapa pengumuman, namun setelah di sakaristi sudah pengumuman. Hari ini yang pimpin misa Romo Leo Mali, Pr. Sebelum misa saya baca intensi misa dan sempat minum bersama Romo. Seusai misa saya pulang makan siang dan istirahat. Sorenya saya dengan supraX 125 ku ke Penfui hendak membeli anggur misa namun tidak ada. Saya memutuskan untuk pulang dan singga beli pisang dan tempe. Adeknya saat di depan pintu gerbang Gereja tempe jatuh dan terinjak oleh kendaraan. Saat tiba sempat menikmati nangka masak. Malam Derita Sore itu saya sempat duduk duduk diterapk...