Bergurulah Pada Yang Mengalami Bukan Yang Mengatakan !
Bergurulah Pada Yang Mengalami Bukan Yang Mengatakan ! Kalau ingin berguru arti sebuah penantian, tanyakan pada ibu Tiwi yang menanti dengan cemas kelahiran putra pertamanya. Kalau ingin belajar soal sakit hati, belajarlah pada Risti yang diputus pacarnya setelah 3 tahun berpacaran. Kalau ingin belajar apa itu kesabaran, belajarlah pada ibu Lia yang suaminya pergi sore pulang pagi. Kalau ingin belajar apa itu terlambat, belajarlah pada penumpang pesawat yang tiba di bandara dan pesawat itu baru terbang 1 menit. Kalau mau belajar apa itu pengorbanan, belajarlah pada Yesus Sang Guru Ilahi yang mencintai sampai terluka bahkan mencintai sampai tetesan darah terakhir di palang penghinaan. Lewat Yesus yang saya Imani sebagai Tuhan dan Guru, saya belajar memberi diri meski pemberian saya itu tak sebanding dengan pengorbanan-Nya. Memang ! kalau ingin padi segudang, jalan satu- satunya adalah menguburkan 100 KG padi ke tanah. Kalau menginginkan lezatnya buah advokad, maka satu buah ...