Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Gereja Libur ???

Gambar
  GEREJA LIBUR?? Gambar mungkin tidak relevan. Demi mencegah penyebaran virus mematikan dan memabokan corona, (Covid.19) segala bentuk kegiatan yang melibatkan banyak orang dihentikan, termasuk berbagai kegiatan kerohanian, seperti misa kudus atau kebaktian, latihan koor, katekese, dll. Adalah Bapak David, dia adalah seorang petani sayur, bertanya pada saya, apakah gereja libur? Saya sejenak terdiam. Apa jawaban yang tepat dan dapat dipahami oleh bapak David ini. Mau jawab “Ia” salah, mau jawab “tidak” kenyataannya tidak ada misa kudus. Akhirnya saya menjawab, ia misa tidak ada. Karena kalau saya jawab gereja tidak libur pasti bapak David kurang paham. Gereja tidak libur. Lalu Gereja itu siapa? Gereja itu apa? Gereja adalah himpunan atau persatuan umat beriman yang mengimani Kristus Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Gereja adalah semua orang yang dengan kemauan bebasnya telah dibaptis dalam nama Bapa,Putra dan Roh Kudus. Sampai tataran ini, maka sudah dipastikan bahwa G...

Elias Esme ?

Gambar
  ELIAS ESME?   (Ketika Gaung Lonceng Gereja Dan Lilin Altar Mati Suri)   Judul tulisan ini kedengarannya asing ditelinga kita dan bagi orang Timor,(Dawan) judul ini sepertinya menggelikan. Ia, judul tulisan ini memang asing dan lucu. Elias esme? Satu kalimat tanya yang hanya terdiri dari dua kata yaitu elias dan esme. Elias mewakili jutaan koster diseluruh penjuru dunia, Elias adalah koster kami di Kapela St.Agustinus Bello, Paroki St.Fransiskus Assisi Kolhua Kupang, Keuskupan Agung Kupang. Om Elias biasa kami menyapa sang koster ini, ia telah menjadi koster sejak usia 17 tahun dan kini telah berkepala lima, berarti bapak Elis telah menjalani tugas luhurnya sebagai koster hampir 40 tahun. Selain menjadi koster, om Elias juga menjadi karyawan di Biara SSpS Bello Kupang. Esme kata yang diambil dari bahasa dawan (Timor) yang berarti ‘dimana”. Kalau diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, berarti elias dimana atau elias ada dimana. Hari itu, 20 Maret 2020, Juma...

KALENDER MUSIM DALAM TATANAN MASYARAKAT ATOEN METO- TIMOR - NTT

Gambar
  KALENDER  MUSIM  DALAM  TATANAN MASYARAKAT  ATOEN METO-TIMOR - NTT Penulis di kebun kecilnya di Kupang, saat musim jagung muda Saudara pembaca yang budiman dan dicintai Allah, beberapa saat lalu saya menulis tentang atoen meto dan tradisinya. Tulisan kali ini tentang kalender musim dalam tatanan masyarakat atoen meto,Timor-NTT. Setiap masyarakat adat memiliki kalender musimnya tersendiri, sama halnya dengan atoen meto di daratan Timor, NTT. 75 % atoen meto hidup dari bercocok tanam (bertani/berkebun) dan beternak. Karena hidup dari bercocok tanam, maka wajib hukumnya mengetahui tanda-tanda alam atau kalender musim. Pada prinsipnya atoen meto mengenal dua musim yakni maputu (panas) dan ulan (hujan). Dalam dua musim inilah seorang atoen meto menyusun kalender kerjanya. Atoen meto mengenal “neno/neon” (hari) dengan sebutannya, yakni : neon mese (hari senin)   neon nua (Selasa), neon teno (Rabu), neon ha (Kamis), neon N...
Gambar
  Selamat Jalan Ibu Guru Rosalia Rerek Sogen Semoga Darahmu Menyuburkan Benih Perdamaian Di Tanah Papua   Tidak seorang manusiapun di dunia ini yang tahu kapan, dimana dan dengan cara apa dia mati, kecuali mereka yang merencanakan bunuh diri. Kematian adalah misteri yang tak seorangpun tahu. Karena kematian adalah misteri maka kedatangannya ibarat pencuri. Ya ! siapa sangka hari itu Jumat 21 Maret 2025 sekira pukul 16.00 WIT kematian itu datang menjemput Rosalia Rerek Sogen, di usia 30 tahun. Perempuan asal Desa Bantala, Flores Timur, NTT itu   yang sejak kecil bercita-cita menjadi seorang biarawati, harus tewas ditangan mereka yang haus darah. Ros sang bunga dari kampung Bantala meninggalkan kampung halamannya dengan semua yang di cintainya ke pedalaman Papua. Ia hadir tanpa embel – embel politik, ia hadir dengan misi agar para bocah-bocah nan lugu di pedalaman Papua bisa membaca, menulis dan menghitung. Ros bersama teman-temannya, hadir dan menuliskan kata-k...

Sosialisasi Berliturgi Yang Benar Dari Seksi Musik Liturgi Dan Rapat Persiapan Pleno Pengurus Inti Stasi Santo Agustinus Bello

Gambar
  Sosialisasi Berliturgi Yang Benar Dari Seksi Musik Liturgi Dan Rapat Persiapan Pleno Pengurus Inti Stasi Santo Agustinus Bello Pastor paroki memberikan arahan singkat dan membuka kegiatan Bpk. Z akarias Paus Tolla, Memberikan materi tentang berliturgi yang benar Bpk.Martinus Mudu (Wakil Ketua Yang Membidangi Liturgi)  Menyampaikan tujuan kegiatan. Untuk diketahui bahwa stasi Santo Agustinus Bello merupakan stasi di bawah pelayanan paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua Kupang. Stasi santo Agustinus Bello pada Maret 2025 memiliki 18 KBU yang terbagi dalam 9 wilayah. KUB-KUB dalam stasi Santo Agustinus Bello dengan jumlah KK, sebagai berikut : No KUB Jumlah KK Wilayah 1 KUB Sta.Maria Virgo 29 1 2 KUB Sint.Benedicto 22 3 Sta.Theresia Kanak-Kanak Yesus 32 2 4 Beato Carlo Acutis 18 5 ...

Pengumuman Stasi St.Agustinus Bello, Minggu, 16 Maret 2025

Gambar
Pengumuman Minggu,16 Maret 2025 Petugas liturgi Minggu, 23 Maret 2025. Koor misa 1 : KUB St.Mikhael Agung Koor misa II : KUB St.Yoh.Paulus II LEKTOR & PEMAZMUR : Misa 1 ; KUB Sta.M.Protagente Misa 2 : KUB Stal.Yoh.M.Vianey IBADAT JALAN SALIB : Jumat, 21 Maret 2015 Pukul 16.30 Pemimpin ; Bpk Marsel Tika  Ajuda : KUB Sta M.Protagente Keuangan 1. Derma Misa Minggu lalu Rp.2.140.000 2. Iuran pembangunan Kapela St.Paulus  - KUB St.Mikhael Agung Rp .3 800.000 - KUB Sta.M Ratu Rosari. Rp.2.280.000 Dari paroki : Penutupan pendaftaran nikah Masal, Senin, 17 Maret 2025. Sekretaris Stasi

Notulen Rapat DPS Bello Bersama Panitia Paskah 2025

Gambar
  NOTELAN RAPAT STASI DALAM RANGKA PEMBENTUKAN PANITIA PASKAH TAHUN 2025 MINGGU, 09 MARET 2025     Dalam rapat ini dihasilkan beberapa keputusan, antara lain: 1.     Penitia segera menyempurnakan Surat Keputusan (SKP Panitia Paskah 2025 dan Job Description- nya. 2.     Membuat rincian pembiayaan seksi liturgi dan seksi lainnya yang belum diakomidir. 3.     Anggaran kepanitiaan agar dapat disesuaikan dengan memperhatikan efisiensi biaya. 4.     Kontribusi dari setiap KUB untuk Kepanitiaan Paskah 2025 sebesar                                      Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) 5.     Batas pengumpulan kontribusi pada tanggal 23 Maret 2025 yang dapat ditransfer melalui rekening panitia pada bank NTT den...