Menghabiskan Waktu VS Menghabiskan Pekerjaan !

 MENGHABISKAN WAKTU VS MENGHABISKAN PEKERJAAN


Saat bersama Panegeran di Kebun, moment jagung muda

Beberapa saat silam saya mengurus satu surat di sebuah kantor. Setelah memasukan berkas persyaratan oleh petugas diinforkasikan untuk datang cek dua Minggu mendatang (14 hari kerja).  Saya mengenal beberapa pegawai di kantor itu, saya tanya “mengapa lama sekali” ? sang pegawai itu menjawab, memang SOP-nya demikian.

Di satu ruang kantor itu ada beberapa orang duduk melingkar, ternyata mereka sedang main kartu. Saya berusaha mengetahui, mengapa masih jam dinas mereka sudah main kartu. Ternyata oleh seseorang saya diinformasikan, bahwa mereka menghabiskan waktu (menunggu waktu pulang). Dalam hati saya berguman, mengapa saya harus menunggu 14 hari kerja, kalau harus sehari atau dua hari mengapa harus 14 hari. Andainya tidak menghabiskan waktu tetapi menghabiskan pekerjaan atau memanfaatkan waktu dengan bijak mungkin urusan saya tidak harus 14 hari.

Suatu waktu saya mengunjungi satu perusahaan, terlihat semua karyawan sangat sibuk dengan pekerjaan masing-masing.  Kedatangan saya di perusahaan itu untuk menemui seorang karyawan, namun oleh security saya diminta untuk datang lagi pada saat istrahat makan siang yakni pada pukul 13.00.

Sebelum pukul 13.00 saya tiba di perusahaan itu dan ternyata benar semua karyawan beristrahat makan siang dan akan kembali bekerja pada pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.30 tetapi kalau masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu, karyawan akan kembali setelah pekerjaan selesai.

Di waktu lain, saya menemani beberapa tukan bangunan dalam satu membangunan sebuah bangunan. Hari sudah pukul 17.30 namun campuran masih banyak, para tukang itu belum berhenti sebelum menyelesaikan campuran yang masih tersedia.

Dalam kehidupan sehari-hari sistemn penggajian / upah bermacam-macam, ada yang sistem bulanan, ada yang harian, Mingguan, sistem borongan. Sistem penggajian akan mempengaruhi prilaku sang pekerja saat bekerja. Sistem borongan memacu sang pekerja untuk memanfaat waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga bisa dapat upah. Sedang sistem bulanan mungkin saja tidak menuntut waktu exra bagi pekerja sehingga bisa jadi menghabiskan waktu.

Bello, 26126 (Pukul 21.49 WIT)

Tanus Korbaffo

Komentar

  1. ASN sidah jelas di biaya oleh negara karyawan perusahan sudah di gaji oleh perusahan sang pemilik perusahan para tukang banngunanan suda di biaya langsung oleh kepala tukang

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Panjang Paroki St.Fransiskus Assisi Kolhua Kupang, Dari 1 KUB Sampai Menjadi Satu Paroki

SOAL – SOAL PERSIAPAN UJIAN AKHIR KELAS IX MATA PELAJARAN PEND.AGAMA KATOLIK & BUDI PEKERTI SMP KATOLIK ST.THERESIA KUPANG TAHUN 2025

Setelah 22 Tahun Mengabdi, Hari Ini Berakhir !